- Prodi Magister Agribisnis UPN "Veteran" Yogya menggelar seminar dengan tema membangun ekonomi komparatif melalui pemberdayaan agribisnis 27 September 2012 -- Wisuda periode Ke-1 TA 2012/2013 UPN "Veteran" Yogyakarta akan digelar pada tanggal 20 Oktober 2012 -- Penandatanganan MoU antara UPN "Veteran" Yogyakarta dengan Kepala Badan Geologi Kementrian ESDM berlangsung di Hotel Phonix tanggal 20 September 2012 -- 16 orang dosen dan karyawan UPN "Veteran" Yogyakarta yang akan berangkat menunaikan ibadah haji 1433H telah di lepas oleh Rektor di Masjid Nurut Takwa. -- Dalam rangka mengisi Dies natalis FISIP telah diselenggarakan Seminar dan Konferensi nasional dengan tema Bisnis Media dan perdamaian di Ruang seminar FISIP 29 September 2012 -- Sebanyak 1780 mahasiswa baru UPN "Veteran" Yogyakarta diterima dalam sidang senat terbuka 29 Agustus 2012 -- Mulai Tahun ajaran 2012 Prodi Teknik Informatika UPN "Veteran" Yogyakarta mengembangkan studi Geoinformatika yaitu gabungan antara ilmu kebumian dengan Teknik informatika -- Tim Mahasiswa Teknik Geologi UPNVY memenangi best paper and oral presentation pada Indonesian Petroleum Association -- 140 orang PNS UPN "Veteran" Yogyakarta terima penghargaan karya satya kesetiaan dari Presiden RI -

Rencana Strategis UPN Veteran Yogyakarta

 

 

BAB I
PENDAHULUAN


A. Dasar Pemikiran

          Kuatnya arus globalisasi menuntut bangsa Indonesia memiliki Sumberdaya Manusia (SDM) yang profesional dalam segala bidang. Di samping itu bangsa Indonesia harus memiliki kepribadian yang kuat agar tidak mudah terseret arus perubahan dunia.

        Bagi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta kenyataan tersebut merupakan tantangan sekaligus peluang untuk berbuat sesuatu.  Sebagai perguruan tinggi  yang mewarisi cita-cita luhur para veteran Republik Indonesia, Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Yogyakarta terpanggil untuk berperan aktif menghadapi tantangan globalisasi tersebut, antara lain dengan menempatkan diri sebagai kekuatan intelektual dalam membangun masyarakat dan bangsa Indonesia yang cerdas, tangguh dan berkeadaban.

       Hal tersebut sejalan dengan visi pendidikan nasional seperti tertuang dalam Undang Undang nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dinyatakan bahwa visi pendidikan nasional adalah terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa  untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas, sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah.  
Dalam rangka mewujudkan cita-cita tersebut serta untuk  menghadapi tantangan-tantangan akibat perubahan lingkungan, perlu disusun Rencana Strategi (Renstra) UPN ”Veteran” Yogyakarta 2007-2012.

        Renstra UPN “Veteran” Yogyakarta 2007-2012 disusun berdasar   Kerangka Kebijakan dan Strategi (Jakstra) UPN “Veteran” tahun 2005 – 2015, seperti tertuang dalam Surat Keputusan Sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan selaku Ketua Umum Yayasan Kejuangan Panglima Besar Sudirman nomor:  Skep/1045/XII/2005 tanggal 1 Desember 2005. Dalam Jakstra dinyatakan bahwa visi Yayasan ialah menjadikan UPN “Veteran” sebagai Perguruan Tinggi yang terdepan, modern dan mandiri dalam mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk menghasilkan lulusan sebagai pionir pembangunan yang profesional, inovatif dan produktif, dilandasi moral Pancasila, jiwa kejuangan yang tinggi dan wawasan kebangsaan dalam rangka menunjang pembangunan nasional.

        Renstra UPN ”Veteran” Yogyakarta 2007-2012 juga mendasarkan pada  Higher Education Long Term Strategy (HELTS) 2003-2010 yang disusun Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional. Di dalam HELTS dinyatakan bahwa pengembangan pendidikan tinggi diarahkan pada tiga isu utama, yaitu peningkatan daya saing bangsa (nation’s competitiveness) yang dilandasi oleh otonomi pengelolaan pendidikan (authonomy) dan kesehatan organisasi (organizational health).

B.  Pengertian-pengertian

  1. Kebijakan Strategis adalah pokok-pokok pikiran yang berisi kebijakan dan strategi Yayasan Kejuangan Panglima Besar Sudirman (YKPBS) dalam mengembangkan UPN “Veteran”, yang menjadi pedoman dalam menyusun Rencana Strategi (Renstra) masing-masing UPN “Veteran”.

  2. Rencana Strategis (Renstra) adalah dokumen yang berisi arahan pengembangan UPN “Veteran” Yogyakarta untuk jangka waktu 5 (lima) tahun.

  3. Prinsip Dasar adalah pernyataan tertulis tentang kerangka dasar yang bersifat umum dan luas yang mendasari penyelenggaraan UPN ”Veteran” Yogyakarta.

  4. Nilai adalah pernyataan tertulis tentang jiwa, filosofi dan ruh yang mendasari penyelenggaraan UPN ”Veteran” Yogyakarta.

  5. Visi adalah pernyataan tertulis tentang kondisi yang dicita-citakan terkait eksistensi UPN ”Veteran” Yogyakarta.

  6. Misi adalah pernyataan tertulis tentang hal-hal yang akan dilakukan oleh UPN ”Veteran” Yogyakarta untuk mewujudkan visi.

  7. Tujuan Organisasi adalah pernyataan tertulis tentang hal-hal yang secara umum hendak dicapai oleh UPN ”Veteran” Yogyakarta pada masa yang akan datang.

  8. Analisis Lingkungan adalah kegiatan pengolahan data yang bersumber dari lingkungan eksternal dan lingkungan internal guna menentukan peluang, ancaman, kekuatan dan kelemahan UPN “Veteran” Yogyakarta.

  9. Isu Strategis adalah permasalahan menonjol yang dihadapi, yang apabila tidak ditangani dengan baik dapat menghambat pencapaian visi atau bahkan mengancam eksistensi UPN ”Veteran” Yogyakarta.

  10. Tujuan Strategis adalah pernyatan tertulis tentang hal-hal yang hendak dicapai UPN ”Veteran” Yogyakarta guna menghadapi  kondisi lingkungan dan isu strategis yang berkembang.

  11. Rumusan Strategi adalah rumusan mengenai cara mencapai tujuan organisasi dan tujuan strategis.

  12. Sasaran Strategis adalah sasaran-terukur yang hendak dicapai oleh UPN ”Veteran” Yogyakarta pada periode waktu tertentu.

  13. Program strategis adalah sekumpulan kegiatan yang memperlihatkan urutan cara mencapai sasaran strategis.

  14. Rencana Operasional adalah dokumen yang berisi rincian rencana dan langkah kerja untuk mengimplementasikan Renstra, dengan maksud agar setiap pegawai memiliki kesamaan dalam pemahaman serta pola dan cara bertindak.


C. Prinsip Dasar dan Nilai

Penyelengggaraan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta dilandasi oleh prinsip-prinsip dasar dan nilai sebagai berikut:

1. Prinsip Dasar

  • Keuniversalan dan keobjektifan ilmu pengetahuan & teknologi dalam mencapai kebenaran yang hakiki.

  • Penyelenggaraan seluruh proses tridharma perguruan tinggi dilandasi kebebasan akademik dan sesanti “Widya Mwat Yasa”, yaitu menuntut ilmu guna diabdikan kepada Negara dengan hati yang suci, bersih, tulus dan ikhlas.

  • Kemandirian manajemen, efisiensi, transparansi dan kesetiaan pada institusi menuju pada tata kelola universitas yang baik.

2. Nilai – nilai

Nilai-nilai UPN ”Veteran” Yogyakarta yang merupakan ruh  dalam menjalankan tugas dan fungsi adalah:

  1. Disiplin

  2. Kejuangan

  3. Kreativitas

  4. Kebangsaan

  5. Unggul.

 


D. Visi, Misi, dan Tujuan

Visi UPN “Veteran” Yogyakarta    

"Menjadi perguruan tinggi swasta terdepan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilandasi oleh disiplin, kejuangan, dan kreativitas dalam rangka menunjang pembangunan nasional."

 

Misi UPN “Veteran” Yogyakarta

  1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi untuk menghasilkan lulusan berdaya saing yang memiliki jiwa disiplin, kejuangan, kreativitas dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

  2. Menyelenggarakan dan meningkatkan penelitian untuk menunjang pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat didasari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

  3. Menyelenggarakan dan meningkatkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat atas dasar tanggung jawab sosial demi kepentingan masyarakat. 

  4. Mengembangkan tatakelola universitas yang sesuai dengan tuntutan zaman serta meningkatkan manajemen yang transparan dan berkualitas secara berkelanjutan.


Tujuan UPN “Veteran” Yogyakarta

"Menunjang pembangunan nasional di bidang Pendidikan tinggi dalam rangka terciptanya sumber daya manusia yang cakap, profesional, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki disiplin, tanggung jawab dan pengabdian yang tinggi serta rasa kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat"

 

 

BAB II
ANALISIS LINGKUNGAN

 

A.  Lingkungan Eksternal

Peluang:

  1. Pembangunan nasional sangat membutuhkan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).

  2. Meningkatnya kebutuhan sumberdaya manusia yang berkualitas dan bersinergi dengan kebutuhan pembangunan nasional. 

  3. Dikembangkannya otonomi dan desentralisasi Perguruan Tinggi (HELTS 2003-2010).

  4. Potensi sumberdana bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) untuk penelitian dan pengembangan pendidikan cukup tinggi baik bersumber dari pemerintah maupun kerjasama industri.

  5. Kehidupan berbangsa dan bernegara semakin demokratis.

  6. Posisi bersaing yang baik (memiliki kekhususan) dalam persaingan antar PTS di Daerah Istimewa Yogyakarta.

  7. Terbukanya peluang kerjasama dengan perguruan tinggi asing untuk pengembangan standar mutu pen didikan.

  8. Terbukanya peluang mendapatkan Hak atas Kekayaan Intelektual (HKI).

  9. Cepatnya perkembangan teknologi untuk pencapaian organisasi yang produktif dan efisien.


Ancaman:

  1. Ketergantungan terhadap pengembangan IPTEK dari luar negeri khususnya negara maju.

  2. Menyebarnya nilai-nilai neo-liberalisme.

  3. Meningkatnya kerjasama perguruan tinggi lokal dengan perguruan tinggi asing dalam menaikkan reputasi perguruan tinggi.

  4. Munculnya perguruan tinggi di daerah-daerah sebagai dampak dari otonomi daerah.

  5. Tuntutan terhadap standarisasi dosen.

  6. Menurunnya animo calon mahasiswa untuk kuliah di PTS di  wilayah DIY.

  7. Diversifikasi  sistem penerimaan dan program studi PTN sebagai dampak perubahan status PTN menjadi BHMN.

  8. Pesaing bergerak lebih cepat dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kepemilikan teknologi.

  9. Semakin banyak dibuka lembaga pendidikan tinggi kejuruan (akademi dan politeknik) dan Lembaga Pendidikan Keterampilan (LPK) sebagai dampak dari tuntutan dunia kerja. 

  10. Naiknya biaya pendidikan di perguruan tinggi tidak diimbangi naiknya daya beli masyarakat.

  11. Lunturnya nilai-nilai kebangsaan dalam masyarakat.

  12. Menurunnya kepedulian masyarakat terhadap persoalan kemasyarakatan dan kebangsaaan.

  13. Menurunnya apresiasi masyarakat terhadap reputasi UPN “Veteran” Yogyakarta sebagai universitas yang selalu mengedepankan nilai-nilai kejuangan dan kedisplinan.


B.  Lingkungan Internal

Kekuatan:

1. Organisasi dan Kelembagaan

  • Secara kelembagaan mendapat dukungan infrasutuktur, keuangan, dan kebijakan dari Departemen Pertahanan.

  • Reputasi kelembagaan UPN “Veteran” Yogyakarta baik.

2. Kepemimpinan

  • Memiliki tekad pengembangan ke arah kepemimpinan yang demokratis dan transparan.

  • Sebagian pemimpin kunci memiliki komitmen yang tinggi melakukan perubahan untuk pengembangan institusi pada masa yang akan datang.

3. Prasarana dan Sarana

  • Terdapat kecukupan prasarana dan sarana pendukung (Tanah, gedung, laboratorium, fasilitas umum, perpustakaan, kendaraan).

4. Sumberdaya Manusia

  • Jumlah dan kualifikasi dosen berkecukupan.

  • Jumlah tenaga kependidikan non-akademik lebih dari cukup.

5. Keuangan

  • Jumlah aset dan cadangan dana mencukupi untuk investasi baru.

6. Teknologi dan Sistem Informasi

  • Hardware dan software memiliki potensi mendukung sistem administrasi akademik dan non akademik.

7. Kemahasiswaan

  • Animo pendaftar lebih tinggi dibandingkan PTS lain.

8. Kurikulum

  • Prosedur penyusunan kurikulum sudah sesuai panduan proses penyusunan kurikulum yang baik

9. Sistem Pembelajaran

  • Sebagian besar jurusan sudah memiliki pedoman pengembangan rancangan pembelajaran.

10.  Penelitian

  • Banyak kegiatan penelitian yang berafiliasi dengan masyarakat, industri, dan pemerintahan.

  • Memiliki pusat-pusat studi dalam berbagai bidang.

  • Tersedia tenaga peneliti yang banyak dan bervariasi.

11. Pengabdian kepada masyarakat

  • Memiliki bidang yang lengkap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

  • Potensi pengabdian kepada masyarakat yang telah ada dapat  dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

12. Sistem Penjaminan Mutu

  • Memiliki unit-unit penjaminan mutu pada tingkat universitas, fakultas, dan jurusan.

  • Memiliki Pusat Pengembangan dan Peningkatan Aktivitas Instruksional (P3AI).

13. Suasana Akademik

  • Terdapat komitmen untuk mengembangkan kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik.

  • Mahasiswa memiliki potensi untuk diarahkan pada terciptanya  suasana akademik yang baik.

14. Lulusan dan Alumni

  • Jumlah alumni yang banyak dan tersebar di seluruh daerah di Indonesia

15. Program Studi

  • Program studi yang diselenggarakan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kelemahan:

1. Organisasi dan Kelembagaan

  • Struktur belum mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan (tuntutan paradigma baru Perguruan Tinggi).

  • Belum lengkapnya deskripsi, standarisasi kompetensi, spesifikasi jabatan, dan belum adanya jaminan implementasi yang konsisten.

  • Program kerja Satker tidak menunjang fungsi dan ketugasan Satker serta pencapaian tujuan universitas pada masa yang akan datang.

2. Kepemimpinan

  • Pejabat pada sebagian besar Satuan Kerja (Satker) kurang memiliki kemampuan manajerial.

  • Sebagian pemimpin kurang memiliki pengetahuan jabatan dan visi pribadi terhadap kinerja Satker pada masa yang akan datang.

3. Prasarana dan Sarana

  • Perencanaan pengadaan, pengelolaan, dan evaluasi penggunaan prasarana dan sarana tidak mampu mendukung peningkatan produktivitas.

  • Pengelolaan dan pemeliharaan prasarana dan sarana tidak periodik, tidak berkelanjutan, dan tergantung pada pihak eksternal.

4. Sumberdaya Manusia

  • Belum ada perencanaan pengadaan dosen dan pegawai yang bersinergi dengan kebutuhan universitas pada masa mendatang.

  • Kurang sinergi pemanfaatan kualifikasi dosen antar jurusan.

  • Sebagian besar dosen tidak menguasai penggunaan teknologi pendukung.

  • Sebagian besar dosen kurang menguasai bahasa asing.

  • Terdapat ketidaksesuaian antara kuantitas dan kualitas tenaga kependidikan non-akademik dengan beban kerja pada masing-masing satker.

  • Evaluasi kinerja dosen dan tenaga tenaga kependidikan non-akademik tidak dilakukan secara periodik dan berkesinambungan.

  • Kegiatan pendidikan dan pelatihan pegawai tidak sesuai kebutuhan universitas.

  • Menurunnya nilai-nilai disiplin, kejuangan, dan kreativitas sebagian besar civitas akademika dan pegawai.

  • Monitoring dan evaluasi terhadap implementasi peraturan pegawai dan dosen tidak kosisten dan tidak berkelanjutan.

5.  Keuangan

  • Sumber pendanaan universitas kurang bervariasi; sangat tergantung pada pendapatan dari mahasiswa (sebesar 78 %) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

  • Terjadi ketidaksesuaian dan ketidakefisienan pengelolaan Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP) dan Dana Pendukung Pendidikan (DPP).

  • Sistem keuangan belum terstandar.

6. Teknologi dan Sistem Informasi

  • Sistem informasi belum mendukung administrasi akademik dan non-akademik.

  • Database tidak akurat dan tidak mutakhir.

  • Penyedian, pengelolaan dan pemeliharaan perangkat keras tidak efisien.

  • Ketergantungan teknologi pada pihak eksternal (vendor) sangat tinggi.

7. Kemahasiswaan

  • Implementasi dan evaluasi program penerimaan mahasiswa baru belum dilaksanakan sesuai pedoman yang ada.

  • Variasi dan sebaran daerah asal mahasiswa kurang merata (lokal dan daerah).

  • Program kerja organisasi kemahasiswaan belum mendukung pengembangan akademik dan minat bakat mahasiswa.

  • Kedisiplinan mahasiswa rendah.

8. Kurikulum

  • Belum ada pedoman penyusunan dan evaluasi kurikulum yang berlaku untuk seluruh jurusan.

  • Pengembangan kurikulum pada setiap jurusan belum mengacu pada visi dan misi universitas.

  • Prinsip dasar dan nilai universitas kurang terimplementasi dalam pengembangan kurikulum.

  • Kurang muatan lokal yang berorientasi pada kebutuhan daerah.

9. Sistem Pembelajaran

  • Universitas belum memiliki pedoman pengembangan rancangan pembelajaran.

  • Proses pembelajaran masih mengedepankan transformasi pengetahuan (transfer of knowledge).

  • Banyak dosen masih menggunakan metode pembelajaran yang tradisional; kurang interaktif dan kurang menarik.

  • Bahan ajar kurang bermutu dan tidak mutakhir.

  • Monitoring dan evaluasi program pembelajaran belum dilakukan secara rutin dan berkesinambungan.

  • Sebagian dosen tidak kosisten dalam melaksanakan kegiatan pembejaran sesuai dengan rencana pembelajaran yang sudah disepakati.

10. Penelitian

  • Penelitian dosen kurang mampu mendukung kegiatan pembelajaran.

  • Minat dan kontribusi dosen dalam penelitian secara terlembaga sangat rendah.

  • Minat dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitian masih rendah.

  • Hasil penelitian kurang terpublikasi.

  • Hasil penelitian belum mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan IPTEK dan pengembangan masyarakat.

11. Pengabdian kepada masyarakat

  • Belum memiliki pedoman yang jelas dan lengkap terkait metode dan  target hasil yang ingin dicapai.

  • Tidak ada panduan bagi evaluasi kinerja pengabdian kepada masyarakat.

  • Kemanfaatan kegiatan pengabdian kepada masyarakat masih kurang.

12.Sistem Penjaminan Mutu

  • Kemanfaatan sistem penjaminan mutu belum optimal.

  • Prosedur dan pedoman penjaminan mutu akademik maupun non-akademik belum lengkap.

  • Kerangka kerja dan kegiatan evaluasi diri universitas belum dilaksanakan dengan baik.

13. Suasana Akademik

  • Belum ada pola pengembangan suasana akademik yang terprogram.

  • Belum tercipta budaya akademik di lingkungan kampus.

14. Lulusan

  • Rata-rata masa studi relatif lama.

  • Rata-rata indeks prestasi kumulatif  rendah.

  • Masa tunggu sebagian besar lulusan untuk bekerja lebih dari 12 bulan.

  • Potensi alumni belum termanfaatkan dengan baik.

  • Kinerja pengelolaan alumni kurang optimal.


15. Program Studi

  • Beberapa program studi memiliki animo mahasiswa sangat rendah.

 
 
 

BAB III
TUJUAN DAN ISU STRATEGIS

 

A.  Tujuan Strategis UPN “Veteran” Yogyakarta

1.  Meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran untuk menghasilkan lulusan berdaya saing yang memiliki jiwa disiplin, kejuangan, kreativitas.

2.  Meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian untuk:

  • menunjang pengembangan kualitas proses pembelajaran dan akademik

  • mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka menunjang kegiatan pengabdian kepada masyarakat

  • menghasilkan modal intelektual dan karya ilmiah dalam rangka menunjang pembangunan nasional.

3.   Mengembangkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk:

  • menyediakan layanan IPTEK dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat

  • meningkatkan keberdayaan masyarakat

  • meningkatkan reputasi UPN “Veteran” Yogyakarta.

4.   Mengembangkan organisasi dan kelembagaan yang efektif dan efisien untuk:

  • meningkatkan keunggulan bersaing bagi UPN “Veteran” Yogyakarta

  • menghasilkan tata kelola universitas yang baik, transparan, dan bertanggungjawab

5.   Meningkatkan   kemandirian    organisasi   dan    jaringan   kerjasama    untuk meningkatkan   posisi   bersaing   dan   reputasi  pada tingkat nasional melalui dukungan pemerintah, YKPBS, alumni, industri, dan masyarakat.

6.   Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengadaan dan pengelolaan prasarana dan sarana untuk mendukung perwujudan UPN “Veteran” Yogyakarta sebagai Perguruan Tinggi Swasta terdepan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

7.   Menumbuhkan kembali nilai-nilai kebangsaan dengan melakukan transformasi:

  • nilai disiplin, kejuangan, dan kreativitas bagi seluruh civitas akademika dan pegawai UPN “Veteran” Yogyakarta

  • semangat jiwa kebangsaan pada masyarakat

  • kepedulian terhadap permasalahan masyarakat dengan sikap toleransi dan saling menghormati.


B.  Isu Strategis

1.  Isu Strategis Bersumber Eksternal

a.  Nasional dan Global

  • Tuntutan kemampuan respon yang tinggi dari Perguruan tinggi sebagai center of excellent terhadap perkembangan IPTEK yang cepat.

  • Tuntutan kerjasama dengan perguruan tinggi asing terhadap pengembangan standar mutu pendidikan.

  • Tuntutan sumberdaya manusia berkualitas dan bersinergi dengan kebutuhan pembangunan nasional.

  • Tuntutan kontribusi dari UPN “Veteran” Yogyakarta bagi penciptaan visi Yogyakarta sebagai Pusat Pendidikan pada tahun 2020.

b.  Industri Perguruan Tinggi

Diversifikasi  sistem penerimaan dan program studi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sebagai dampak perubahan status PTN menjadi Badan Hukum Milik Negara (BHMN).


2.  Isu Strategis Bersumber Internal

b.  Pendidikan dan Pengajaran

  • Belum ada pedoman penyusunan dan evaluasi kurikulum yang berlaku untuk seluruh jurusan.

  • Belum ada pola pengembangan suasana akademis.

  • Belum ada pedoman pengembangan rancangan pembelajaran.

c.  Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

  • Penelitian dosen kurang mampu mendukung kegiatan pengajaran.

  • Minat dan kontribusi dosen dalam penelitian secara terlembaga sangat rendah.

  • Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitian masih rendah.

  • Hasil penelitian belum mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan IPTEK dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

  • Belum ada pedoman yang jelas dan lengkap dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

d.  Organisasi dan Kelembagaan

  • Struktur organisasi memiliki hirarki yang terlalu panjang.

  • Belum lengkapnya deskripsi, standarisasi kompetensi,  dan spesifikasi jabatan, serta belum adanya jaminan implementasi yang konsisten.

  • Kurangnya kemampuan manajerial para pemimpin pada sebagian besar Satker.

e.  Prasarana dan Sarana

Rencana pengadaan, pengelolaan, dan evaluasi penggunaan prasarana dan sarana tidak mampu mendukung peningkatan produktivitas.

f.  Sumberdaya Manusia

  • Sebagian besar dosen belum memenuhi standarisasi dosen.

  • Belum ada perencanaan pengadaan dosen dan pegawai yang selaras dengan kebutuhan universitas pada masa mendatang.

  • Menurunnya nilai-nilai disiplin, kejuangan, dan kreativitas dari sebagian besar civitas akademika dan pegawai.

  • Rencana pendidikan dan pelatihan dosen dan pegawai tidak sesuai kebutuhan universitas.

g.  Sumberdaya Keuangan

  • Sumber pendanaan kurang bervariasi; sangat tergantung pada mahasiswa (sebesar 78%, dengan 52% di antaranya dari mahasiswa baru)

  • Kecenderungan naiknya gaji dan tunjangan dosen berstatus PNS memerlukan penyesuaian gaji dan tunjangan dosen berstatus Pegawai Tetap Yayasan (PTY).

  • Pembiayaan sebagian besar kegiatan tidak efisien.

  • Sistem Keuangan kurang baik.

h.  Teknologi dan Sistem Informasi

  • Sistem informasi belum mendukung administrasi akademik dan non-akademik.

  • Penyediaan, pengelolaan dan pemeliharaan perangkat keras dan perangkat lunak tidak efisien serta tergantung pada penyedia jasa teknologi (vendor).

i.  Penjaminan Mutu

  • sistem penjaminan mutu belum optimal.

  • Prosedur dan pedoman penjaminan mutu akademik maupun non-akademik belum lengkap.

j.  Kemahasiswaan

  • Animo mahasiswa baru cenderung menurun

  • Implementasi dan evaluasi program penerimaan mahasiswa tahun sebelumnya tidak digunakan sebagai dasar penyusunan rencana penerimaan mahasiswa tahun berikutnya.

  • Program kerja organisasi kemahasiswaan belum mendukung pengembangan akademik dan minat bakat mahasiswa.

  • Kedisiplinan mahasiswa rendah.

  • Potensi alumni belum dimanfaatkan dengan baik.

 
 
 
 

BAB IV
PENGEMBANGAN STRATEGI

 

A.  Strategi Utama (Grand Strategy)

       Strategi utama UPN “Veteran” Yogyakarta adalah strategi kombinasi, yakni menggabungkan strategi stabilitas, ekspansi, dan penciutan yang dilaksanakan secara simultan. Dalam strategi Stabilitas UPN “Veteran” Yogyakarta tetap melayani produk dan jasa yang selama ini menjadi produk inti, dengan menfokuskan diri pada perbaikan dan pengembangan fungsi-fungsi yang ada. Dengan strategi Ekspansi UPN “Veteran” Yogyakarta menambah produk dan jasa baru dengan memanfaatkan pasar yang ada maupun menambah pasar baru.  Sedang melalui strategi Penciutan UPN “Veteran” Yogyakarta memusatkan diri pada peningkatan fungsional melalui pengurangan beberapa Satker  yang tidak produktif dan yang bersifat duplikatif.

 

B.  Tindakan Strategi (Strategy in Action)

      Tindakan strategis yang perlu dilakukan untuk menterjemahkan strategi utama dalam rangka mencapai tujuan strategis adalah sebagai berikut:

1.  Bidang Pendidikan dan Pengajaran

Tujuan:

Meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran untuk menghasilkan lulusan berdaya saing yang memiliki jiwa disiplin, kejuangan, kreativitas.


Tindakan Strategi (strategy in action):

  1. Pengembangan produk, yaitu mengembangkan produk pendidikan melalui penguatan kurikulum dan relevansi pendidikan berstandar internasional, pengembangan metode pembelajaran, pengembangan tenaga pengajar, pengembangan mutu akademik, dan pengembangan kemahasiswaan.

  2. Diversifikasi konsentrik, yaitu melakukan ekspansi dalam bidang pendidikan dengan membuka program studi baru dengan manfaatkan kekuatan industri dan pasar yang ada.

  3. Konsolidasi Internal, yaitu melakukan sinergi kegiatan pendidikan dan pengajaran dengan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bersama beberapa kegiatan Satker pendukung, serta menambah fungsi baru untuk penjaringan mahasiswa baru.

  4. Pengembangan Pasar, yaitu melakukan kegiatan pemasaran terintegrasi untuk setiap fungsi pendukung dan setiap program studi yang telah ada pada pasar baru.

 

2.  Bidang Penelitian

Tujuan:

Meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian untuk:

  • menunjang pengembangan kualitas proses pembelajaran dan akademik

  • mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka menunjang kegiatan pengabdian kepada masyarakat

  • menghasilkan modal intelektual dan karya ilmiah dalam rangka menunjang pembangunan nasional.


Tindakan Strategi (Strategy in Action):

  1. Pengembangan produk penelitian, yaitu melakukan penguatan kualitas dan relevansi penelitian, serta pengembangan tenaga peneliti (dosen dan mahasiswa).
  2. Konsolidasi Internal, yaitu melakukan sinergi kegiatan penelitian dengan kegiatan pendidikan, pengabdian kepada masyarakat dan BUU.
  3. Konsolidasi Eksternal, yaitu peningkatan jumlah dan kapasistas jaringan kerjasama dalam bidang Penelitian dan penerapan IPTEK dengan pemerintah, industri, dan masyarakat.


3.  Bidang Pengabdian kepada Masyarakat

Tujuan:

Mengembangkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk:

  • menyediakan layanan IPTEK dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  • meningkatkan keberdayaan masyarakat.

  • meningkatkan reputasi UPN “Veteran” Yogyakarta.


Tindakan Strategi (Strategy in Action):

  1. Integrasi ke depan, yaitu membuka klinik atau layanan IPTEK, produk pendidikan, dan penelitian.

  2. Diverfikasi horizontal, yaitu membuka usaha baru dengan pasar yang ada, antara lain berupa pendidikan dan pelatihan untuk mahasiswa, alumni, internal.

  3. Pengembangan produk penelitian, yaitu melakukan peningkatan kualitas pengabdian masyarakat dengan pengembangan Teknologi Tepat Guna (TTG).

  4. Konsolidasi Internal, yaitu melakukan sinergi kegiatan pengabdian keapda masyarakat dengan hasil penelitian, kegiatan pendidikan dan Badan Usaha Universitas.

  5. Konsolidasi Eksternal, yaitu peningkatan jumlah dan kapasistas jaringan kerjasama di bidang sosial masyarakat, layanan serta penerapan IPTEK dengan pemerintah, industri, dan masyarakat



4.  Organisasi dan Kelembagaan

Tujuan:

Mengembangkan organisasi dan kelembagaan yang efektif dan efisien untuk:

  • meningkatkan keunggulan bersaing bagi UPN “Veteran” Yogyakarta

  • menghasilkan tata kelola universitas yang baik, transparan, dan bertanggungjawab.

Tindakan Strategi (Strategy in Action):

  1. Pengembangan produk, yaitu penjaminan mutu produk-produk universitas.

  2. Konsolidasi Internal, yaitu melakukan penataan kelembagaan melalui sinergi antarfungsi, penataan SDM dan staff, serta penataan struktur.

  3. Penciutan (Retrenchment)  yaitu  mengurangi beberapa Satker  yang tidak produktif dan bersifat duplikatif.


5.  Kemandirian Organisasi dan Jaringan Kerjasama

Tujuan:

Meningkatkan kemandirian organisasi dan jaringan kerjasama untuk meningkatkan posisi bersaing dan reputasi pada tingkat nasional melalui dukungan pemerintah, YKPBS, alumni, industri, dan masyarakat.


Tindakan Strategi (Strategy in Action):

  1. Deversifikasi Konglomerat, yaitu menambah produk baru dengan menumbuh-kembangkan usaha non-pendidikan berbasis pada kompetensi yang dimiliki oleh UPN “Veteran” Yogyakarta.

  2. Diversifikasi horisontal,  yaitu membuka usaha baru dengan pasar yang ada, antara lain dengan membuka usaha pengadaan prasarana internal.

  3. Konsolidasi Internal, yaitu melakukan sinergi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan Badan Usaha universitas (BUU).

  4. Usaha Patungan (Join Venture), yaitu membuka usaha baru dengan bekerjasama dengan institusi atau perusahan lain.

  5. Konsolidasi Eksternal,: yaitu peningkatan jumlah dan kapasistas jaringan kerjasama bagi pengembangan dan pemasaran produk-produk universitas.



6.  Prasarana dan Sarana

Tujuan:

Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengadaan dan pengelolaan prasarana dan sarana untuk mendukung perwujudan UPN “Veteran” Yogyakarta sebagai Perguruan Tinggi Swasta terdepan dalam pengembagan ilmu pengetahuan dan teknologi.


Tindakan Strategi (Strategy in Action):

  1. Menambah fungsi baru untuk mendukung ekspansi dan pertumbuhan universitas.

  2. Pengembangan produk pelayanan, yaitu pengembangan kualitas layanan dan penataan sistem yang berbasis ICT.

  3. Konsolidasi Internal, yaitu melakukan sinergi pengadaan dan pengelolaan prasarana dan sarana antara Satker pendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan BUU.


7.  Pengembangan Nilai-nilai dan Budaya organisasi

Tujuan:

Menumbuhkan kembali nilai-nilai kebangsaan dengan melakukan transformasi:

  • nilai disiplin, kejuangan, dan kreativitas bagi seluruh civitas akademika dan pegawai UPN “Veteran” Yogyakarta

  • semangat jiwa kebangsaan pada masyarakat

  • kepedulian terhadap permasalahan masyarakat dengan sikap toleransi dan saling menghormati.


Tindakan Strategi (Strategy in Action):

  1. Konsolidasi Internal, yaitu melakukan penataan kelembagaan melalui penegakan aturan, budaya kerja, penegakan dan transformasi nilai-nilai.

  2. Konsolidasi Eksternal,  yaitu peningkatan jumlah dan kapasistas jaringan kerjasama untuk pengembangan hubungan masyarakat, pengelolaan HKI, dan tanggungjawab sosial (Social Responsibility).

 
 
 

BAB V
SASARAN DAN PROGRAM


A.  Akademik

1.  Bidang Pendidikan dan Pengajaran

Sasaran  Strategis:

a.  Meningkatnya kualitas input mahasiswa dengan keketatan 1:5 pada tahun 2010.

Program Strategis:

  • Penyusunan panduan program seleksi mahasiswa berkualitas

  • Penjaringan calon mahasiswa berbakat

  • Pemasaran terpadu dalam bidang pendidikan

b.  Meningkatnya kuantitas dan kualitas  mahasiswa Pasca Sarjana sebesar 10 %  dari total mahasiswa dengan tingkat keketatan 1:2 pada tahun 2012.

Program Strategis:

Penjaringan calon mahasiswa S2 berkualitas melalui kerjasama  dengan instansi pemerintah, TNI, Polri, industri, alumni, lulusan terbaru S1, dan masyarakat.

c.  Terwujudnya kurikulum berbasis kompetensi untuk seluruh program studi pada tahun 2008.

Program Strategis:

  • Menyusun pedoman penyusunan kurikulum berbasis kompetensi yang berlaku untuk seluruh Prodi S1 dan S2.

  • Pendampingan penyusunan dan evaluasi kurikulum berbasis kompetensi untuk setiap prodi S1 dan S2.

d.  Terwujudnya proses pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) mulai tahun 2007.

Program Strategis:

  • Penyusunan pedoman pembelajaran yang berorientasi pembelajaran oleh mahasiswa Student Centered Learning (SCL).

  • Penyusunan kurikulum berbasis ICT.

  • Pengembangan metode pembelajaran e-learning.


e.  Meningkatnya nilai akreditasi seluruh program studi, yaitu S1 bernilai A pada tahun 2012, dan 5 program studi S2 bernilai unggul pada tahun 2008.

Program Strategis:

  • Pemanfaatan hibah pengembangan program studi.

  • Pendampingan dan dukungan fasilitas serta pendanaan terhadap pengembangan prodi penerima hibah.

  • Peningkatan akreditasi program studi.


f.  Terwujudnya program studi pasca sarjana untuk sebagian besar jurusan pada tahun 2010.

Program Strategis:

  • Pengembangan program-program S2, S3 dan program khusus yang bermutu seperti ”program khusus” yang menambah daya saing.


g.  Terwujudnya suasana akademis yang baik dalam mendukung proses pembelajaran pada tahun 2009.

Program Strategis:

  • Penyusunan perangkat lunak pengembangan suasana akademis yang mendukung proses pembelajaran prodi S1 dan S2.

  • Penciptaan budaya akademik.

  • Pengembangan dan optimalisasi labotorium setiap jurusan.

  • Peningkatan pembinaan mahasiswa melalui bimbingan dan konseling.


h. Terfasilitasinya kegiatan aktualisasi diri mahasiswa dalam mengembangkan soft skill dan kompetensi pada tahun 2008.

Program Strategis:

  • Penataan arah pengembangan dan pembinaan organisasi kemahasiswaan (Badan Eksekutif Mahasiswa dan Himpunan Mahasiswa Jurusan)

  • Pembinaan dan pengembangan minat bakat mahasiswa melalui Unit Kegiatan Mahasiswa dan Koperasi Mahasiswa.

  • Bimbingan dan konseling masalah mahasiswa.

  • Penyediaan prasarana dan sarana pendukung yang memadai.


i.  Terwujudnya kegiatan pembekalan dan peningkatan kualitas lulusan pada tahun 2009.

Program Strategis:

  • Studi penelusuran kualitas lulusan.

  • Pengembangan pusat informasi kerja untuk membantu lulusan mendapatkan pekerjaan yang tepat.

  • Pelatihan kemampuan kewirauasahan, keterampilan, job hunting, dan bahasa asing.


2.  Bidang Penelitian

Sasaran Strategis:

a.  Meningkatnya kualitas dan relevansi penelitian  melalui:

1)  Terwujudnya arah pengembangan penelitian yang bersinergi dengan kegiatan pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, dan kebutuhan pembangunan nasional pada tahun 2008.

Program Strategis:

  • Penyusunan dan penerapan manual mutu dan manual prosedur penelitian dasar dan penelitian terapan.

  • Pengembangan penelitian berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan.

  • Pengembangan penelitian berorientasi pada kebutuhan dan peningkatan daya saing industri.

  • Pengembangan penelitian yang berorientasi pada pemanfaatan sumberdaya alam Indonesia untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian bangsa.

  • Pengembangan penelitian yang berorientasi pada penangangan bencana alam, masalah kebangsaan, dan ketahanan nasional.

  • Pengembangan penelitian yang berorientasi pada penciptaan ketahanan pangan dengan berbasis pada pertanian modern.

  • Pengembangan penelitian yang berorientasi pada penanganan permasalahan sosial masyarakat (gender, kemiskinan, dll)

  • Pengembangan penelitian yang berorientasi pada pengembangan teknologi informasi dan komunikasi.

  • Pengembangan penelitian yang berorientasi pada pengembangan potensi daerah dan peningkatan keunggulan bersaing daerah.


2)  Terwujudnya sinergi sumberdaya penelitian (pusat studi, laboratorium, dan tenaga peneliti) pada tahun 2008.

Program Strategis:

  • Konsolidasi pusat-pusat studi untuk meningkatkan relevansi, keberlanjutan, dan efisiensi.

  • Optimalisasi laboratorium jurusan/fakultas dan akreditasi kompetensi laboratorium dasar.

  • Sinergi kegiatan pengembangan penelitian pada tingkat jurusan.

  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas fasilitas pendukung penelitian.


3)  Terselenggaranya publikasi hasil penelitian lembaga dalam skala lokal, nasional, dan internasional satu kali pertahun pada tahun 2009

Program Strategis:

  • Pengembangan media publikasi hasil penelitian kelembagaan.

b.  Meningkatnya kuantitas dan kualitas penelitian dosen dan mahasiswa yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan pada tahun 2010 melalui:

1)  Terselenggaranya pemberian penghargaan dan sanksi bagi kegiatan penelitian dosen mulai tahun 2009

Program Strategis:

  • Penyusunan perangkat lunak pedoman pemberiaan penghargaan dan sanksi dalam kegiatan penelitian dosen.

  • Pemberian penghargaan dan sanksi bagi kegiatan penelitian dosen.

  • Penyusunan pedoman kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa.


2)  Peningkatan jumlah penelitian dosen terpublikasi 1 judul per tahun per dosen mulai tahun 2008.

Program Strategis:

  • Peningkatan informasi mengenai tata cara publikasi hasil penelitian.

  • Pengembangan media publikasi hasil penelitian.


3)  Meningkatnya budaya meneliti dosen dengan pencapian jumlah proposal dibandingkan jumlah dosen dengan rasio 1:2 per-prodi pada tahun 2008.

Program Strategis:

  • Peningkatan fasilitasi penelitian dosen dalam berbagai jenjang.

4)  Peningkatan pencapaian hibah penelitian dosen 30 judul per-tahun dan keanggotaan tim reviewer berjumlah 5 rivewer mulai  tahun 2009

Program Strategis:

  • Optimalisasi penelitian dosen bersumber dana hibah penelitian.

  • Pelatihan penyusunan proposal penelitian hibah dan fasilitasi pengajuan proposal penelitian hibah.

  • Pendampingan dan pengawasan kegiatan penelitian bersumberdana hibah.

  • Jaringan kerjasama bagi penguatan reviewer dan spesialisasi bidang penelitian.


5)  Penciptaan iklim penelitian di lingkungan mahasiswa melalui cipta karya penelitian minimal 2 kali dalam setahun mulai tahun 2007

Program Strategis:

  • Peningkatan fasilitasi penelitian mahasiswa.


6)  Terwujudnya jurnal terakreditasi berjumlah 10 dan e-journal pada tahun 2010 sebagai media publikasi hasil penelitian dosen dan hasil penelitian mahasiswa.

Program Strategis:

  • Penerbitan dan pengelolaan jurnal penelitian untuk setiap bidang keilmuan.

  • Penerbitan dan pengelolaan e-jounal.

  • Peningkatan pemahaman tata cara akreditiasi jurnal ilmiah.


7)  Penguatan metodologi penelitian dasar dan penelitian terapan mulai tahun 2007.

Program Strategis:

  • Pendidikan dan pelatihan metodologi penelitian bagi dosen dan mahasiswa.

8)  Terselenggaranya penguatan Hak atas Kekayaan Intelektual (HKI) melalui penyiapan perangkat lunak dan advokasi pada tahun 2012.

Program Strategis:

  • Penyiapan perangkat lunak kelembagaan bagi penguatan HKI.

  • Advokasi bagi pengelolaan HKI.


c.  Tercapainya dukungan pendanaan universitas sebesar 2 % dari total pendanaan bersumber dari kerjasama penelitian pada tahun 2012.

Program Strategis:

1)   Promosi Lembaga dan hasil penelitian yang memiliki nilai jual.

2)  Kemitraan dengan Lembaga penelitian, institusi dan pusat-pusat kajian dalam rangka pengembangan riset terapan bersumberdana dari eksternal.

3)  Melembagakan penelitian terapan dosen bersumber pendanaan eksternal melalui fasilitasi dan dukungan penuh dari Universitas.

4)  Sinergi kegiatan penelitian dengan Fakultas/Jurusan dan Badan Usaha Universitas dalam rangka optimalisasi bidang usaha berbasis penelitian.

5) Penataan pengelolaan keuangan yang mendukung kinerja penelitian dan pencapaian dukungan sumberdana 2% bagi pendanaan universitas bersumber penelitian.



3.  Bidang Pengabdian kepada Masyarakat

Sasaran Strategis:

a.  Terselenggaranya kegiataan pengabdian masyarakat berbasis hasil pengembangan IPTEK pada tahun 2009.

Program Strategis:

  1. Penyusunan manual mutu dan manual prosedur kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

  2. Pengembangan sinergi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan kegiatan penelitian, pusat studi, dan pendidikan.

  3. Pengembangan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penanggulangan kemiskinan, penangangan bencana alam, masalah kebangsaan, dan ketahanan nasional.

  4. Reorientasi kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai wahana pendidikan dan penerapan IPTEK.

  5. Optimalisasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat bersumberdana hibah bertaraf nasional.

 

b.  Terwujudnya layanan IPTEK bagi kemakmuran, kemajuan, dan kemandirian masyarakat pada tahun 2009.

Program Strategis:

  1. Optimalisasi Penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang didukung oleh hasil riset terapan yang kuat.

  2. Layanan pengembangan IPTEK yang modern, aplikatif, mutakhir, dan berkelanjutan.

  3. Penyelenggaraaan layanan IPTEK melalui media cetak, media elektronik dan internet.


c. Meningkatnya kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada pendampingan, kemitraan dan kewirausahaan pada tahun 2008.

Program Strategis:

  1. Pengembangan keterampilan masyarakat  dalam mewujudkan sumberdaya manusia berkualitas dan berdaya saing.

  2. Pengembangan wilayah binaan yang berbasis mitra kerja dan kemandirian .

  3. Kemitraaan dan pembinaan masyarakat pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

  4. Pendampingan masyarakat yang berorientasi pada kewirausahaan dan pemanfaatan sumberdaya alam.


d.  Terwujudnya pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing sumberdaya manusia pada tahun 2008.

Program Strategis:

  1. Penyelenggaraan Pendidikan dan Latihan (Diklat) yang berorientasi pada kebutuhan pengembangan kompetensi SDM Univeristas.

  2. Penyelenggaraan Diklat yang berorientasi pada pemantapan kompetensi mahasiswa.

  3. Penyelenggaraan Diklat yang berorientasi pada kebutuhan pengembangan SDM untuk pemerintah, industri, dan masyarakat.

 

B.  Non-Akademik

1.  Organisasi dan Kelembagaan

Sasaran Strategis:

Organisasi dan Kelembagaan

a.  Terlaksananya penataan organisasi dan kelembagaan yang efektif dan efisien pada tahun 2009.

Program Strategis:

  1. Restrukurisasi organisasi menuju Sentralisasi Administrasi dan Desentralisasi Akademik (SADA).

  2. Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Satuan Kerja yang sinergi dengan Renstra Universitas.

  3. Penyusunan perangkat lunak budaya kerja (standar mutu, Standard Operating Procedure, standar kinerja unit, kode etik kerja, dan slogan-slogan)

  4. Penyusunan perangkat peraturan organisasi dalam rangka penguatan institusi dan kelembagaan.

  5. Penyiapan dan penguatan aspek-spek akreditasi universitas melalui sinergi antar-Satker.


Sistem Penjaminan Mutu

b.  Terselenggaranya penjaminan mutu pada seluruh Satker yang manjamin peningkatan kinerja dan keberlanjutan organisasi pada tahun 2007.

Program Strategis:

  1. Penyusunan fungsi baru bina-program untuk setiap fungsi dan Satuan Kerja.

  2. Penyusunan instrumen standar mutu akademik dan non-akademik secara berkelanjutan.

  3. Peningkatan mutu auditor akademik dan non-akademik.

  4. Penjaminan mutu akademik.

  5. Penjaminan mutu non-akademik.


Fungsi Pemasaran

c.  Terselenggaranya kegiatan pemasaran yang mampu mempromosikan seluruh produk universitas pada tingkat lokal, nasional, dan internasional mulai tahun 2007.

Program Strategis:

  1. Pembentukan fungsi baru melalui unit atau biro pemasaran.

  2. Koordinasi antarfungsi dalam penyusunan profil produk UPN “Veteran” Yogyakarta.

  3. Studi pemasaran dalam mengidentifikasi dinamika pasar lokal, nasional, dan internasional.

  4. Pengembangan kegiatan promosi universitas yang efektif dan berkesinambungan.


Sumberdaya Manusia (SDM)

d.  Terlaksananya penataan dan pengembangan SDM yang berkualitas dan berdaya saing pada tahun 2010 meliputi:

1.  Tersusunnya perangkat peraturan kepegawaian yang kondusif bagi pengembangan SDM pada tahun 2009

Program Strategis:

  • Penyusunan perangkat peraturan sistem penerimaan, pembinaan, pengangkatan, promosi, dan pemberhentian bagi seluruh pegawai yang bersinergi dengan pencapaian visi dan misi universitas.

  • Penyusunan perangkat lunak pemberian penghargaan dan sanksi yang berbasis kinerja.

  • Renumerasi kompensasi berbasis pada keadilan internal dan eksternal, serta kinerja pegawai yang menyesuaikan kemampuan universitas.

  • Penegakan aturan kepegawaian bagi seluruh civitas akademika dan pegawai yang berorientasi pada penegakan prinsip dasar dan nilai-nilai UPN “Veteran” Yogyakarta.


2.  Terpenuhi kualifikasi dosen berkualitas dan kompeten yang menunjang kinerja pendidikan dan penelitian pada tahun 2010

Program Strategis:

  • Penyelenggaraan tugas belajar dosen yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan universitas dalam bidang pendidikan dan penelitian.

  • Pendidikan dan pelatihan dosen yang berbasis pada pengembangan kompetensi dosen.

  • Penyelenggaraan manajemen kinerja bagi para dosen.


3.  Terpenuhi kebutuhan tenaga kependidikan non-akademik yang profesional, berkualitas, dan kompeten yang mampu mendukung peningkatan mutu pada tahun 2009

Program Strategis:

  • Pemberian beasiswa pendidikan bagi pegawai berprestasi.

  • Penyelenggaraan assesment center untuk pegawai.

  • Pendidikan dan pelatihan pegawai yang berbasis  kebutuhan kompetensi setiap bidang tugas.

  • Penyelenggaraan manajemen kinerja bagi para pegawai.

 

4)  Terwujudnya jaminan kesejahteraan pegawai yang mampu memotivasi kinerja pada tahun 2010.

Program Strategis:

  • Penyediaan subsidi penyediaan perumahan pegawai secara bertahap.

  • Pemberian beasiswa bagi anak pegawai yang berprestasi.

  • Penyelenggaraan asuransi jiwa bagi seluruh pegawai.

  • Penyediaan fasilitas olah raga dan seni.

  • Peningkatan fasilitas dan layanan kesehatan

  • Penyediaan fasilitas konseling (psikologi dan advokasi hukum) bagi para dosen dan pegawai.

  • Penyediaan kesempatan untuk berekreasi pegawai dan keluarga dengan fasilitas rekreasi yang memadai.


Standar Pelayanan dan Sistem Informasi Manajemen

e. Meningkatnya kualitas layanan administrasi akademik dan layanan internal berbasis ICT mulai tahun 2007.

Program Strategis:

  • Penyusunan prosedur dan standar pelayanan minimal bagi pelayanan administrasi akademik dan pelayanan internal.

  • Peningkatan kapasistas dan kualitas layanan administrasi akademik berbasis ICT.


f.  Terwujudnya sistem informasi manajemen yang berbasis ICT untuk mendukung kegiatan pengambilan keputusan, manajerial, manajemen keuangan, akuntasi, sistem informasi SDM, dan pengelolaan sarana prasarana pada tahun 2008.

Program Strategis:

  • Penataan kembali sistem informasi akademik yang yang baik dan berorientasi pada kemutakhiran, penyesuaian kebutuhan akademik, pengembangan database akademik, kemudahan, kelancaran akses, dan keamanan.

  • Sistem informasi kepegawaaian.

  • Sistem informasi kemahasiswaan dan alumni.

  • Sistem informasi gedung/ruang dan inventarisasi sarana –prasarana.

  • Sistem informasi keuangan dan akuntansi (mengacu PSAK 45)

  • Pengembangan Website www.upnyk.ac.id sebagai media informasi bagi universitas secara terpadu.


2.  Kemandirian Organisasi dan Jaringan Kerjasama

Sasaran Strategis:

Manajemen Keuangan

a.  Terwujudnya komposisi sumberpendanaan yang sehat dengan sumberdana bervariasi: 15% bersumber pemerintah dan YKPBS, 55% bersumber mahasiswa, 25% bersumber BUU, 2 % bersumber kontrak  penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, 3 % bersumber jasa bunga, donatur, dan lainnya pada tahun 2012.

Program Strategis:

  • Penyusunan perangkat lunak kebijakan sumber pendanaan dan alokasi sumber pendanaan.

  • Peningkatan efektivitas dan efisiensi anggaran pembiayaan universitas yang berbasis kinerja.

  • Penyiapan manajemen keuangan yang sehat untuk mendukung setiap aktivitas dan program kerja universitas.


Badan Usaha Universitas

b.  Terwujudnya badan usaha komersial universitas yang sehat

Program Strategis:

  • Penyiapan dukungan perangkat kelembagaan

  • Konsolidasi menuju sinergi antar Satuan Kerja yang berpotensi bagi pengembangan usaha dan diversifikasi pendapatan universitas

  • Penyusunan business plan yang berbasis pada kompetensi universitas


c.  Tercapainya dukungan pendanaan bersumber BUU sebesar 25 % dari seluruh pendanaan Universitas pada tahun 2012.

Program Strategis:

  • Penyiapan dukungan investasi usaha BUU yang layak secara bertahap mulai tahun 2007.

  • Optimalisasi pemanfaatan aset dan lahan universitas yang berpotensi digunakan sebagai diversifikasi sumber pendapatan.

  • Pengembangan usaha pengelolaan dan penyediaan pelayanan internal.

  • Pengembangan usaha bekerjasama dengan mitra kerja di luar bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.


Kemandirian Pengambilan Keputusan

d.  Terwujudnya sinergi dan kemandirian pengambilan keputusan bagi pengembangan dan pengelolaan universitas pada tahun 2007.

Program Strategis:

  • Penyusunan prosedur pengambilan keputusan antara UPN “Veteran” Yogyakarta, Yayasan, Badan Penyelenggara (BP), dan Badan Penyelenggara Harian (BPH).


Jaringan Kerjasama (Networking)

e.  Meningkatnya kapasitas jaringan kerjasama untuk menguatkan posisi bersaing pada tingkat lokal dan nasional pada tahun 2007

Program Strategis:

  • Peningkatan kapasitas jaringan kerjasama dengan para mitra kerja daerah dan pusat yang berorientasi pengembangan dan penerapan IPTEK.

  • Pengembangan kapasitas jaringan kerjasama yang berorientasi pada pengembangan kualitas dan relevansi pendidikan.

  • Pengembangan jaringan kerjasama dengan alumni.


f.  Meningkatnya kapasitas jaringan kerjasama untuk meraih posisi bersaing secara global pada tahun 2012.

Program Strategis:

  • Terselenggaranya jaringan kerjasama internasional dalam peningkatan mutu dan relevansi program pendidikan, penelitian, dan pelayanan masyarakat.



3.  Prasarana dan Sarana

Sasaran Strategis:

a.  Terwujudnya layanan perpustakaan yang modern dan mutahir pada tahun 2008.

Program Strategis:

  • Pengembangan jaringan teknologi informasi dan komunikasi perpustakaan.

  • Peningkatan kapasitas layanan perpustakaan.

  • Peningkatan jumlah koleksi buku teks, jurnal dan majalah ilmiah, e-library.

  • Penyediaan dukungan pendanaan untuk pengelolaan perpustakaan sebesar 2% dari seluruh pembiayaan operasional rutin pendidikan dan penelitian universitas.


b.  Terwujudnya pengelolaan air, listrik, dan telepon yang efisien untuk mendukung kelancaran seluruh aktivitas universitas secara berkelanjutan mulai tahun 2007.

Program Strategis:

  • Pengelolaan air, listrik, telepon secara efisien


c.  Terwujudnya pembangunan dan pengelolaan aset, lahan dan gedung, sarana dan prasara yang menunjang strategi pengembangan uniersitas secara berkelanjutan mulai pada tahun 2007.

Program Strategis:

1)  Pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur sesuai kebutuhan yang meliputi:

  • Penataan dan renovasi perumahan

  • Pembangunan asrama mahasiswa yang memadai

  • Pembangunan dan relokasi gedung organisasi kemahasiswaan

  • Penataan dan renovasi Museum

2) Perencanaan, pengadaan, pengoperasian, pemeliharaan, dan pemanfaatan fasilitas fisik secara optimal mencakup:

  • Peningkatan kualitas perencanaan dan pengembangan tata ruang kampus.

  • Penyediaan rencana kelayakan, rencara rinci pemiliharaan, dan rencana pembiayaan pemeliharaan gedung-gedung dan fasilitas pendukung.

  • Penyelenggaraan operasional dan perawatan prasarana dan sarana fisik di  lingkungan UPN secara efektif dan efisien.

  • Penciptaan lingkungan kampus yang aman, tertib, teduh, dan asri.

  • Perwujudan ketentraman dan keamanan kampus melalui penyediaan satuan keamanan kampus.

 

d.  Tercukupinya kebutuhan prasarana dan sarana ICT secara bertahap mulai tahun 2007.

Program Strategis:

  • Penyediaan sumberdaya manusia pendukung yang kompeten dalam pengelolaan dan pengembangan ICT.

  • Tersusunnya sistem pelayanan ICT.

  • Peningkatan kapasitas kinerja UPT Telematika yang mampu mendukung kebutuhan penyediaan dan pemeliharaan sistem informasi seluruh Satuan kerja.

  • Pembangunan sistem telekomunikasi kampus dengan menggunakan teknologi yang mampu memenuhi kebutuhan telekomunikasi.

  • Peningkatan kapasitas ke sambungan jaringan internet mencapai standard akses 2.5 Mbps


4.  Pengembangan Nilai-nilai dan Budaya organisasi

Sasaran Strategis:

a. Tertanamnya nilai-nilai disiplin, kejuangan, dan kreativitas, kebangsaan, dan unggul bagi seluruh civitas akademika dan pegawai UPN “Veteran” Yogyakarta mulai tahun 2007.

Program Strategis:

Transformasi nilai-nilai UPN “Vetera

Hubungi kami

Jl. SWK 104 (Lingkar Utara) Condongcatur Depok Sleman DIY, 55283
Telp. +62 274 486733