Pusdiklat Geosains-tek UPN "Veteran" Yogyakarta di Gunungkidul Siap Beroperasi 2027
Yogyakarta, 5 Agustus 2026 – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta menyiapkan Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Geosains-tek di Kalurahan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, sebagai pusat pendidikan kebumian yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027. Hingga Agustus 2026, progres pembangunan telah mencapai sekitar 65 persen.
Rektor UPN "Veteran" Yogyakarta, Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si., mengatakan pembangunan fasilitas ini merupakan investasi strategis untuk mencetak sumber daya manusia unggul di bidang geosains, energi, dan kebencanaan sekaligus memperkuat pendidikan lapangan berbasis laboratorium alam Gunungkidul.
" Pusdiklat Geosains-tek kami siapkan sebagai pusat pendidikan, pelatihan, dan riset geosains yang terintegrasi. Selain meningkatkan kualitas pembelajaran, kami berharap kehadirannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui tumbuhnya aktivitas pendidikan, penelitian, dan pelatihan yang berdampak pada perekonomian daerah," ujarnya.
Dekan Fakultas Teknologi Mineral dan Energi (FTME) UPN "Veteran" Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. R.M. Basuki Rahmad, M.T., menambahkan bahwa fasilitas tersebut akan menjadi pusat pengembangan ilmu kebumian yang mendukung bidang pertambangan, minyak dan gas bumi, kebencanaan, geopark, dan geowisata.
"Kami berharap Gedung Pusdiklat Geosains-tek menjadi pusat unggulan pendidikan lapangan yang mendukung kebijakan pemerintah di bidang energi, mitigasi bencana, dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, sekaligus mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar," ujar Dekan FTME.
Sementara itu, Dr. Ir. Joko Soesilo, M.T., selaku Ketua Tim Pembangunan, menjelaskan bahwa pembangunan fisik telah memasuki tahap akhir. Auditorium berkapasitas 200 orang telah selesai dibangun, sementara kawasan penunjang yang terdiri atas satu wisma dosen, dua asrama mahasiswa putra, dan dua asrama mahasiswa putri beserta fasilitas pendukung juga hampir rampung.
"Kami optimistis seluruh fasilitas dapat diselesaikan sesuai target sehingga pada 2027 Gedung Pusdiklat Geosains-tek siap dimanfaatkan untuk pendidikan, pelatihan, penelitian, dan kolaborasi dengan berbagai institusi," jelasnya.
Berlokasi di kawasan yang memiliki kekayaan bentang alam dan geologi khas Gunungkidul, Gedung Pusdiklat Geosains-tek diharapkan menjadi salah satu pusat pendidikan kebumian terdepan di Indonesia sekaligus memperkuat sinergi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Penulis: Dewi
Indonesia
English