Dukung Pendidikan dan Riset, UPN “Veteran” Yogyakarta Terima Hibah Alat Sensor Gempa dari Pusat Survei Geologi

  • Sabtu 13 Juni 2026
  • Oleh : Dewi
  • 78
  • 2 Menit membaca
UPN VETERAN Yogyakarta

YOGYAKARTA, 13 Juni 2026 – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta resmi menerima hibah Barang Milik Negara (BMN) berupa alat sensor gempa dari Pusat Survei Geologi (PSG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Aset yang diserahkan meliputi Gravimeter (alat pengukur variasi gaya gravitasi bumi) dan Seismograph (alat perekam gempa bumi).

Dekan FTME UPN “Veteran” Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. RM Basuki Rahmad, M.T., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PSG Badan Geologi Kementerian ESDM. Ia menekankan bahwa alat-alat canggih ini akan menjadi "amunisi" penting bagi akademik kampus.

"Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pusat Survei Geologi. Hibah gravimeter dan seismograph ini memiliki nilai yang sangat strategis bagi FTME UPN 'Veteran' Yogyakarta," ujar Prof. Basuki.

Ia memastikan peralatan ini tidak hanya akan tersimpan di laboratorium, melainkan bakal dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang kegiatan praktikum mahasiswa, riset dosen, serta pengembangan ilmu pengetahuan di bidang kebumian dan mitigasi bencana.

"Kami berkomitmen untuk memelihara dan mengelola fasilitas ini dengan sebaik-baiknya agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh civitas akademika dan masyarakat luas," tegasnya.

Sementara itu, Kepala PSG, Edy Slameto, menyerahkan langsung aset tersebut dan menegaskan bahwa alih status ini bukan sekadar urusan administrasi. Langkah ini merupakan upaya nyata agar peralatan tersebut dapat terus dimanfaatkan secara optimal, berkelanjutan, dan memberikan nilai guna yang riil. Penyerahan aset negara ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam melaksanakan pengelolaan BMN secara tertib dan akuntabel.

Proses pengalihan ini dipastikan telah memenuhi seluruh ketentuan pengelolaan BMN yang berlaku dan telah mendapatkan persetujuan resmi dari Kementerian Keuangan. Sebelum serah terima dilakukan, tim dari kedua belah pihak juga telah melakukan pemeriksaan bersama demi memastikan kesesuaian antara kondisi fisik barang dengan dokumen administrasi.

Dengan adanya alih status penggunaan ini, peralatan gravimeter dan seismograph tersebut diharapkan dapat melahirkan inovasi-inovasi baru di bidang sains dan teknologi mineral, serta memperkuat kualitas lulusan UPN “Veteran” Yogyakarta yang siap terjun ke industri maupun lembaga penelitian nasional.

Prosesi pemindahtanganan aset tersebut dilakukan melalui mekanisme Alih Status Penggunaan. Acara yang berlangsung khidmat ini dibuka langsung oleh Kepala PSG, Edy Slameto, S.T., M.T., M.Sc., dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakultas Teknologi Mineral dan Energi (FTME) UPN “Veteran” Yogyakarta, serta pejabat terkait dari kedua belah pihak.