4.250 Mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta Mengabdi ke Masyarakat, Jalankan Program Ketahanan Pangan, Energi, dan Lingkungan

  • Rabu 01 Juli 2026
  • Oleh : Dewi
  • 67
  • 3 Menit membaca
UPN VETERAN Yogyakarta

Yogyakarta, Rabu, 1 Juli 2024 – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta menerjunkan sebanyak 4.250 mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bela Negara Angkatan 84 Periode 2. Ribuan mahasiswa tersebut akan melaksanakan pengabdian masyarakat di 135 desa dan kelurahan yang tersebar di wilayah DI Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan mengusung program ketahanan energi, pangan, dan lingkungan.

Pelepasan peserta KKN dilaksanakan melalui upacara di Lapangan Rektorat UPN “Veteran” Yogyakarta pada Rabu (1/7/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta, Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si., yang secara resmi melepas ribuan mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Bela Negara di tengah masyarakat.

“Dalam satu bulan ke depan, para mahasiswa akan belajar bukan hanya dari buku tetapi juga dari kehidupan di masyarakat. Karena esensi KKN adalah kita harus selalu mampu untuk belajar bersama masyarakat, permasalahan yang dihadapi, juga potensi lokal yang ada di masyarakat serta harus mampu bekerja sama untuk menciptakan solusi bersama masyarakat,” ujar Rektor.

Rektor mengungkapkan bahwa jumlah peserta KKN Bela Negara Angkatan 84 Periode 2 merupakan yang terbesar sejak pelaksanaan KKN Tematik pascagempa bumi Yogyakarta pada 2006. Ia berharap seluruh mahasiswa dapat menjalankan program pengabdian kepada masyarakat dengan baik, memberikan kontribusi nyata, serta senantiasa menjaga nama baik almamater selama berada di lokasi KKN.

"Kepada seluruh mahasiswa, saya berpesan agar selalu menjaga kesehatan selama menjalankan program KKN, menjaga nama baik almamater, serta memahami karakteristik masyarakat setempat. Sesuaikan diri dengan kondisi di wilayah penugasan masing-masing agar program yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat KKN dan Teknologi Tepat Guna (TTG) LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta, Dr. Ir. Eni Muryani, S.Si., M.Sc. menyampaikan bahwa KKN Bela Negara Angkatan 84 Periode 2 mengusung tema “Perwujudan Nilai-Nilai Bela Negara Melalui Ketahanan Pangan, Energi, dan Lingkungan”. Tema tersebut selanjutnya dikembangkan menjadi tema-tema lebih spesifik untuk tiap-tiap kelompok, menyesuaikan permasalahan dan potensi di setiap lokasi pengabdian.

Menurut Eni, pelaksanaan KKN Bela Negara juga menjadi wujud kontribusi UPN “Veteran” Yogyakarta dalam mendukung pencapaian lima Sustainable Development Goals (SDG’s) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG’s nomor 1 (tanpa kemiskinan), SDG’s nomor 2  (tanpa kelaparan), SDG’s nomor 4 (pendidikan berkualitas), SDG’s nomor 7 (energi bersih), dan SDG’s nomor 14 (kemitraan).

“Kami berharap kegiatan KKN Bela Negara ini dapat menjadi wujud program Kampus Berdampak dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi,” jelasnya.

Sebelum diterjunkan ke Lokasi KKN, seluruh peserta telah mengikuti program Bakti Kampus, bekerjasama dengan Tim Green Metric dan Tim Peneliti Zero Waste UPN “Veteran” Yogyakarta. Lewat program Bakti Kampus, mahasiswa dibekali sembilan tema antara lain; edukasi pemilihan dan pengolahan sampah, Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3), perilaku hemat energi, Zero Waste Lifestyle, dan sebagainya.

“Kegiatan KKN BN UPN Veteran Yogyakarta di berbagai lokasi DIY dan Jateng diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam mengembangkan sikap kepedulian sosial, meningkatkan keterampilan dalam memecahkan masalah, pemberdayaan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi tiap-tiap lokasi” ujarnya.

Sebanyak 4.250 mahasiswa peserta KKN Bela Negara terbagi ke dalam 426 kelompok yang masing-masing beranggotakan 9–10 mahasiswa. Seluruh kelompok akan didampingi oleh 146 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) selama pelaksanaan program.

Para peserta akan melaksanakan pengabdian di 135 desa dan kelurahan yang tersebar di sepuluh kabupaten/kota di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah, yaitu Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, Sleman, Magelang, Klaten, Temanggung, Wonosobo, dan Kebumen.

Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan kepada mahasiswa, UPN “Veteran” Yogyakarta mengikutsertakan seluruh peserta KKN dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan. Dengan perlindungan melalui program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan ini, diharapkan memberikan rasa aman bagi mahasiswa selama menjalani program KKN.

Penulis: Ulfa

Editor: Dewi