Bangun Integritas, UPN “Veteran” Yogyakarta Gandeng OJK Edukasi Mahasiswa tentang Tata Kelola yang Baik

  • Senin 18 Mei 2026
  • Oleh : Dewi
  • 35
  • 3 Menit membaca
UPN VETERAN Yogyakarta

YOGYAKARTA, 18 Mei 2026 – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Nasional berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menanamkan nilai-nilai integritas kepada mahasiswa melalui Kegiatan SPARK Camp (SPARK Class on Campus) pada Senin (18/5/2026) di Ruang Seminar Fakultas Teknologi Mineral dan Energi (FTME). Kegiatan yang berlangsung secara hybrid tersebut, memberikan edukasi kepada generasi muda tentang urgensi penerapan Governance, Risk, and Compliance (GRC) atau Tata Kelola yang Baik, Manajemen Risiko, dan Kepatuhan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian tour menuju pelaksanaan Risk and Governance Summit (RGS) 2026, salah satu agenda tahunan OJK dalam rangka memperkuat pemahaman lintas sektor mengenai pentingnya tata kelola. SPARK Camp kali ini mengusung tema “The Guardian of Governance: Membangun Integritas Pemimpin Masa Depan”.

Dalam sambutannya, Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta, Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si. menyampaikan bahwa tema tersebut relevan untuk menjawab tantangan perkembangan zaman. Di tengah percepatan transformasi digital, perkembangan kecerdasan buatan (AI), dan meningkatnya risiko kejahatan siber, maka kebutuhan akan tata kelola yang baik dan manajemen risiko semakin penting.

“Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, good governance tentu bukan lagi sebuah pilihan, tetapi merupakan sebuah keharusan,” ujar Rektor.

Sebagai Kampus Bela Negara yang didirikan oleh para pejuang kemerdekaan, Rektor menegaskan bahwa UPN “Veteran” Yogyakarta menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam membangun kepemimpinan masa depan.

“Integritas bukan sekadar nilai moral, tetapi fondasi utama untuk mencetak pemimpin yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab dan komitmen terhadap tata kelola yang baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Sophia Wattimena menyampaikan kuliah umum. Ia menggarisbawahi bahwa tata kelola yang baik, tidak hanya berlaku bagi lembaga pemerintah atau industri jasa keuangan, tetapi juga penting dalam membentuk karakter generasi muda. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan, agar kompetensi yang dimiliki senantiasa disertai dengan integritas.

“Tata kelola yang baik menjadi fondasi penting dalam membangun karakter dan kepemimpinan generasi muda di Indonesia,” ujar Ketua Dewan Audit OJK.

Lebih lanjut, governance, risk, and compliance memiliki peran krusial dalam mendukung pembangunan nasional agar berjalan tidak hanya cepat, tetapi juga tepat, adil, dan berkelanjutan.

Materi yang disampaikan juga menyoroti hubungan erat antara teknologi dan tata kelola. Sophia menyatakan bahwa tata kelola menjadi faktor kunci untuk memastikan pemanfaatan teknologi tetap berada dalam koridor etika dan akuntabilitas.

“Teknologi tanpa governance berisiko menghasilkan sistem yang canggih namun lemah dari sisi etika, kontrol, keamanan, dan akuntabilitas. Sebaliknya, governance tanpa teknologi dapat berhenti sebagai kebijakan atau prosedur yang sulit dijalankan secara efektif. Jadi keduanya saling melengkapi,” jelasnya.

Selain kuliah umum yang disampaikan secara online, kegiatan SPARK Camp juga memberikan kesempatan kepada para sivitas akademika untuk bertanya langsung kepada para narasumber. Narasumber yang hadir antara lain, Kusdarmawan Agustianto selaku Plh. Deputi Komisioner Audit Internal, Manajemen Risiko, dan Pengendalian Kualitas OJK, Tarkosunaryo selaku Anggota Dewan Audit OJK, dan Eko Yunianto selaku Kepala OJK DI Yogyakarta.

Penulis: Ulfa

Editor: Dewi