Berdayakan Perempuan Desa, Tim PkM UPN “Veteran” Yogyakarta Dampingi Perintisan Desa PRIMA “Arum Manis”

  • Rabu 02 September 2026
  • Oleh : Dewi
  • 112
  • 4 Menit membaca
UPN VETERAN Yogyakarta

Yogyakarta_Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta terus mendorong pemberdayaan perempuan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal.

Upaya tersebut diwujudkan melalui program pendampingan dengan skema Mitra Kerja Sama Pemerintah (PbM-P) yang didanai Hibah Internal Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN “Veteran” Yogyakarta Tahun Anggaran 2026.

Program bertajuk “Pendampingan Perintisan Desa PRIMA sebagai Sinergi Pemberdayaan Perempuan melalui Optimalisasi Potensi Sumber Daya Lokal Menuju Ketahanan Ekonomi Keluarga” tersebut dipusatkan di Kalurahan Sendangarum, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tim pengabdian diketuai Dr. Adi Soeprapto, S.Sos., M.Si., dengan anggota Dr. Dra. RR Susilastuti Dwi Nugrahajati, M.Si., Dr. Didik Indarwanta, S.Sos., M.AB., dan Dr. Wahyu Hidayat, S.Si., M.Sc. Program ini juga melibatkan mahasiswa, yakni Hilman Maulana Ardianto, Syarifatul Muaiminah, dan Nathania Chiquita.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Adi Soeprapto, mengatakan program tersebut dirancang secara terstruktur dan berkelanjutan untuk menjawab kerentanan sosial-ekonomi perempuan di wilayah pedesaan.

Melalui program Desa PRIMA (Perempuan Indonesia Maju dan Mandiri), perempuan desa didorong tidak sekadar menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi bertransformasi menjadi pelaku utama dalam pengembangan ekonomi lokal. Rangkaian Kegiatan Pengabdian 1.

Workshop Inisiasi dan Sosialisasi Kebijakan Desa PRIMA Rangkaian kegiatan diawali dengan workshop pemahaman kebijakan pada 18 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kalurahan Sendangarum tersebut dihadiri Lurah Sendangarum Wiwik Retno Yulianti, S.Ag., pamong kalurahan, Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal), kader perempuan, serta pelaku UMKM.

Workshop menghadirkan narasumber dari Dinas P3AP2 DIY, Rofiqoh Widiastuti, S.Sos., M.P.H., dan Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman, Anik Widaryanti, S.P., M.Si.

Materi yang disampaikan meliputi landasan hukum, teknis pelaksanaan, serta tata cara pembentukan Desa PRIMA. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi sekaligus membangun komitmen bersama dalam pengembangan kelembagaan Desa PRIMA di Sendangarum.

Fasilitasi Pembentukan dan Legalisasi Pengurus Desa PRIMA Tahapan berikutnya dilaksanakan pada 29 Juni 2026. Tim PkM bersama Naresthi Primasari dari Dinas P3AP2 DIY memfasilitasi musyawarah pembentukan struktur organisasi pengurus Desa PRIMA.


Hasil musyawarah kemudian mendapatkan legalitas melalui Surat Keputusan (SK) Lurah Sendangarum Nomor 20 Tahun 2026 tentang Pembentukan Pengurus Kelompok Ekonomi Produktif (KEP) Desa PRIMA “Arum Manis” Kalurahan Sendangarum Masa Bakti 2026–2031.

KEP Desa PRIMA “Arum Manis” diketuai Handayani. Dalam menjalankan kegiatannya, kelembagaan tersebut menaungi sejumlah divisi, yakni Produksi, Pemasaran, Informasi dan Dokumentasi, serta Hubungan Masyarakat.

Pembentukan kelembagaan ini menjadi fondasi penting agar aktivitas pemberdayaan perempuan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi produktif yang dikelola secara mandiri dan berkelanjutan. 3. Pelatihan Manajemen dan Tata Kelola Kelembagaan

Penguatan kapasitas pengurus dilanjutkan melalui pelatihan teknis manajemen kelembagaan pada 21 Agustus 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Tim Pengabdian UPN “Veteran” Yogyakarta tersebut menghadirkan Widanarti dari Yayasan Daya Annisa sebagai narasumber.

Pelatihan difokuskan pada mekanisme tata kelola dan manajemen kelembagaan bagi pengurus KEP Desa PRIMA “Arum Manis”. Penguatan kapasitas ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pengurus dalam mengelola organisasi, membangun pembagian tugas yang jelas, serta memastikan program berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan

Dr. Adi Soeprapto mengatakan keberadaan KEP Desa PRIMA “Arum Manis” diharapkan menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi perempuan di Kalurahan Sendangarum.

“Dengan mengoptimalkan sumber daya lokal, kelompok ini dapat memperkokoh ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mendukung agenda strategis pemerintah dalam pengarusutamaan gender dan penanggulangan kemiskinan,” tutur Adi.

 Sementara itu, Lurah Sendangarum Wiwik Retno Yulianti, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta.

Pendampingan tersebut dinilai memberikan manfaat karena dilakukan secara komprehensif, mulai dari tahap inisiasi, fasilitasi pembentukan dan legalitas kelembagaan, hingga peningkatan kompetensi para pengurus. Ke depan, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kalurahan, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat Desa PRIMA “Arum Manis” sebagai wadah pemberdayaan perempuan sekaligus pusat kegiatan ekonomi produktif berbasis potensi lokal.

Dengan kelembagaan yang semakin kuat dan kapasitas pengurus yang terus ditingkatkan, Desa PRIMA “Arum Manis” diharapkan mampu menjadi contoh pemberdayaan perempuan desa yang berorientasi pada kemandirian dan ketahanan ekonomi keluarga.

https://www.krjogja.com/kampus/1247507290/berdayakan-perempuan-desa-tim-pkm-upn-veteran-yogyakarta-dampingi-perintisan-desa-prima-arum-manis?page=2