UPN Veteran Yogyakarta Dorong UMKM Desa Wisata Kasongan Naik Kelas melalui Pemasaran Berbasis AI
Tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Optimalisasi Pemasaran Digital Berbasis AI melalui Pengembangan Konten, Branding, dan Manajemen Pemasaran UMKM di Desa Wisata Kasongan.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk memperkuat pemasaran, branding, serta pengelolaan usaha di era transformasi digital.
Program pengabdian ini diketuai oleh Rochmat Husaini, S.Kom., M.Kom., dengan anggota tim Dr. Dra. Wisnalmawati, MM. dan Bagus Muhammad Akbar, S.ST., M.Kom. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa, yaitu Fatihah Nafis Az Zahra, Kartiko Damar Jati, dan Salsabila Yufli Ramadhani, yang turut berperan aktif dalam pelaksanaan pendampingan dan pelatihan kepada para pelaku UMKM. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 20 Juli 2026 sampai dengan 28 Agustus 2026.
Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kasongan yang beranggotakan berbagai UMKM di kawasan Desa Wisata Kasongan.
Kasongan dikenal sebagai salah satu sentra ekonomi kreatif dengan potensi besar melalui beragam usaha kerajinan dan produksi lokal. Jenis usaha yang dikembangkan anggota KUB Kasongan antara lain pengrajin gerabah, pembuatan panel bambu, serta penggilingan tanah liat sebagai bahan baku produksi gerabah.
Beragam aktivitas usaha tersebut menjadi bagian penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat identitas Kasongan sebagai kawasan wisata berbasis kerajinan. Namun, perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menuntut pelaku UMKM untuk mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen dan pola pemasaran.
Melalui kegiatan ini, tim memberikan sosialisasi mengenai perkembangan pemasaran digital saat ini. Peserta diperkenalkan pada perubahan perilaku konsumen di era digital, pentingnya membangun identitas merek, serta pemanfaatan berbagai platform digital untuk memperluas jangkauan pasar. Materi juga menekankan bahwa keberhasilan pemasaran digital tidak hanya bergantung pada keberadaan akun media sosial. Pelaku UMKM perlu memahami target konsumen, menentukan pesan pemasaran yang tepat, membangun citra produk, dan menghasilkan konten yang menarik serta relevan.
Salah satu kegiatan utama adalah implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung aktivitas UMKM KUB Kasongan. Peserta diperkenalkan pada pemanfaatan AI sebagai alat bantu untuk mengembangkan ide konten, menyusun konsep promosi, membuat deskripsi produk, membantu proses branding, serta meningkatkan efisiensi kegiatan pemasaran digital.
Penerapan AI diharapkan dapat membantu pelaku UMKM, khususnya yang memiliki keterbatasan sumber daya dan kemampuan teknis dalam pembuatan materi promosi. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, proses pengembangan konten dapat dilakukan lebih cepat, kreatif, dan sesuai kebutuhan pasar. Teknologi AI juga dapat menjadi sarana pendukung bagi UMKM untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan karakter dan keunikan produk lokal.
Selain implementasi AI, kegiatan ini menghadirkan pelatihan praktis mengenai pembuatan video promosi dan poster iklan produk. Peserta didampingi untuk memahami cara menampilkan produk secara menarik melalui konten visual yang dapat digunakan pada berbagai media pemasaran digital. Dalam pelatihan video promosi, peserta memperoleh pemahaman mengenai visualisasi produk, penyusunan konsep, pengambilan gambar, hingga penyampaian pesan promosi yang mampu menarik perhatian calon konsumen.
Sementara itu, pelatihan pembuatan poster iklan difokuskan pada pengembangan desain promosi yang informatif, menarik, dan mampu memperkuat identitas produk.
Melalui pendampingan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga berkesempatan mencoba secara langsung penggunaan teknologi digital dan AI sesuai kebutuhan usaha masing-masing. Mahasiswa turut membantu proses pendampingan sehingga terjadi transfer pengetahuan secara langsung antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Ketua tim pengabdian, Rochmat Husaini, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa perkembangan AI perlu dipandang sebagai peluang yang dapat dimanfaatkan UMKM untuk meningkatkan daya saing. Teknologi AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan kreativitas pelaku usaha, tetapi menjadi alat bantu agar proses pemasaran dan pengembangan konten dapat dilakukan dengan lebih efektif, ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pengembangan UMKM di Desa Wisata Kasongan. Pemanfaatan pemasaran digital berbasis AI diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas, membangun branding yang lebih kuat, serta menciptakan konten promosi yang kreatif dan profesional.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, dan masyarakat, kegiatan pengabdian ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi KUB Kasongan. Sinergi antara teknologi AI, kreativitas masyarakat, pengembangan branding, dan manajemen pemasaran diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus mendukung keberlanjutan Desa Wisata Kasongan sebagai pusat kerajinan dan ekonomi kreatif di Daerah Istimewa Yogyakarta.
https://www.krjogja.com/yogyakarta/1247503406/upn-veteran-yogyakarta-dorong-umkm-desa-wisata-kasongan-naik-kelas-melalui-pemasaran-berbasis-ai
Indonesia
English