UPN “Veteran” Yogyakarta Dorong Dosen Perkuat Branding Kampus Lewat Publikasi Inovasi

  • Selasa 07 April 2026
  • Oleh : Dewi
  • 33
  • 2 Menit membaca
UPN VETERAN Yogyakarta

YOGYAKARTA – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta terus memperkuat citra kelembagaan melalui penguatan literasi akademik. Salah satunya diwujudkan lewat Pelatihan Penulisan Artikel Media Massa yang mendorong para dosen untuk mempublikasikan gagasan dan inovasi mereka di media. Kegiatan yang digelar di lingkungan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta ini berlangsung di ruang Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) diikuti oleh dosen dari berbagai disiplin ilmu, Selasa (7/4/2026) 

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi, Machya Astuti Dewi, M.Si  menegaskan bahwa publikasi di media massa memberikan manfaat strategis, baik bagi individu dosen maupun institusi. 

“Di bidang akademik, kita berkontribusi melalui tulisan Bapak dan Ibu. Salah satu implementasi konkret dari konsep ‘Kampus Berdampak’ adalah pemikiran dosen yang dituangkan dalam tulisan dan diterbitkan di media,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, selain memperluas dampak keilmuan, publikasi juga berperan dalam mendukung aspek administratif dosen, seperti pengumpulan angka kredit (KUM) serta pemenuhan Beban Kerja Dosen (BKD). Lebih jauh, tulisan yang dipublikasikan juga menjadi sarana efektif untuk memperkuat institutional branding kampus. 

Menurutnya, melalui tulisan populer, dosen tidak hanya menyampaikan gagasan, tetapi juga “menjual” pemikiran kepada publik secara lebih luas. Untuk menjaga konsistensi, pihak universitas berencana menyusun jadwal rutin penulisan bagi dosen. 

“Setelah ini akan dijadwalkan kapan Bapak dan Ibu menulis. Jika tidak dijadwalkan, semangat ini bisa saja menguap,” tambahnya. 

Sementara itu, narasumber dari Kedaulatan Rakyat, Dr. Ronny Sugiantoro, M.M., C.H.E.,, menyambut baik kolaborasi strategis antara media dan perguruan tinggi. Ia menilai keterlibatan akademisi dalam media massa menjadi langkah penting untuk menjembatani dunia ilmiah dengan masyarakat umum. 

“Akademisi perlu mampu menyederhanakan pemikiran yang kompleks menjadi tulisan populer yang mudah dipahami masyarakat,” jelasnya. 

Ia juga mengungkapkan bahwa penulisan artikel di media massa memiliki karakteristik tersendiri, salah satunya keterbatasan jumlah kata yang umumnya berkisar 500 kata untuk artikel opini atau analisis. 

Lebih lanjut, ia mendorong dosen, khususnya dari bidang teknik seperti Fakultas Teknik Mineral (FTM) yang menjadi salah satu keunggulan UPNVY, untuk lebih aktif membagikan perspektif keilmuan mereka kepada publik. 

Pelatihan ini diikuti oleh dosen dari berbagai fakultas, mulai dari Fakultas Teknologi Mineral (FTM) Fakultas Teknik Industri (FTI), Fakultas Pertanian (FP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), hingga Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), termasuk dosen muda dan profesor senior. 

Melalui kegiatan ini, UPN “Veteran” Yogyakarta berharap rekam jejak pemikiran akademisi dapat terdokumentasi dan tersebar luas, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui literasi media yang berkelanjutan. 

Penulis: Dewi